Sukabumi - Menyikapi beredarnya informasi seruan aksi mogok pedagang daging sapi secara nasional yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Polsek Cicurug melaksanakan kegiatan monitoring perdagangan dan ketersediaan daging sapi di Pasar Semi Modern Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.15 WIB hingga 09.30 WIB sebagai langkah antisipatif guna memastikan stabilitas pasokan bahan pangan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Kapolsek Cicurug Kompol Aah Hermawan, S.E., M.H., menjelaskan bahwa aksi mogok yang diserukan secara nasional merupakan bentuk kegelisahan pedagang daging sapi terkait kebijakan pemerintah dalam perdagangan dan distribusi ternak sapi, yang berdampak pada kenaikan harga sapi hidup siap potong di tingkat produsen atau perusahaan feeder.
“Kami melakukan monitoring langsung di lapangan untuk memastikan ketersediaan daging sapi tetap aman serta aktivitas perdagangan berjalan normal, sekaligus mencegah terjadinya gejolak kamtibmas di tengah masyarakat, ” ujar Kompol Aah Hermawan.
Dari hasil monitoring di sejumlah pelaku usaha, di antaranya PD. Berkah Beef milik Saudara Iwan Lato dan PD. Rizki Farm milik Saudara H. Jamaludin, diketahui bahwa aktivitas jual beli daging sapi masih berlangsung normal. Harga daging sapi lokal mengalami kenaikan dari Rp120.000 per kilogram menjadi Rp125.000 per kilogram atau naik Rp5.000 per kilogram. Proses pemotongan hewan tetap berjalan, meskipun terjadi pengurangan jumlah pemotongan dari biasanya empat ekor menjadi dua ekor.
Sementara itu, pada kios PD. Putra Arif Mandiri milik Saudara H. Arif, aktivitas penjualan daging sapi terpantau tutup, dikarenakan seluruh pasokan daging berasal dari perusahaan feeder PT. Karyana Gita Utama.
“Secara umum, situasi di Pasar Semi Modern Cicurug masih aman dan kondusif. Ketersediaan daging sapi masih mencukupi dan aktivitas pasar tetap berjalan normal meskipun terdapat fluktuasi harga, ” tambah Kapolsek.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, Polsek Cicurug menyimpulkan bahwa perdagangan daging sapi di wilayah Kecamatan Cicurug masih terkendali. Polsek Cicurug juga akan terus melakukan pemantauan serta pendekatan persuasif kepada para pelaku usaha dan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran distribusi bahan pangan, khususnya daging sapi.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan nasional serta memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat.

Sukabumi