Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciemas sejak Kamis (5/2/2026) menyebabkan terjadinya bencana alam banjir musiman di sejumlah titik pada Jumat (6/2/2026) pagi. Banjir terjadi akibat luapan sungai serta dipengaruhi kondisi air laut pasang.
Beberapa lokasi terdampak di antaranya Jembatan Cidahon Desa Mekarsakti, ruas Jalan Provinsi Desa Ciwaru, Gedung SMPN 2 Ciemas, Kampung Rancasalak Desa Mekarsakti, serta Jembatan Ciletuh dan sejumlah perkampungan di Desa Mandrajaya. Ketinggian air berkisar antara 40 hingga 60 sentimeter, mengakibatkan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, serta kegiatan belajar mengajar dialihkan sementara melalui sistem daring.
Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja, SH., MH., menyampaikan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Unsur Forkopimcam, BPBD, Polri, dan Pemerintah Desa telah melakukan monitoring, asesmen lokasi, pemasangan rambu peringatan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Hingga saat ini kondisi cuaca masih hujan ringan hingga sedang dan akses jalan di beberapa titik masih terhambat. Aparat terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi dampak lanjutan dari banjir musiman tersebut.

Sukabumi