Jakarta, 15 April 2026 – Suasana haru menyambut kepulangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Tanah Air hari ini. Beliau menutup rangkaian lawatan resmi kenegaraan yang sarat makna ke Rusia dan Prancis, dua negara yang menjadi mitra strategis Indonesia. Kehadiran beliau kembali ke Ibu Pertiwi disambut hangat di Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 13.50 WIB, Rabu (15/4).
Rombongan terbatas Presiden disambut langsung oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra. Momen ini menjadi bukti sinergi kepemimpinan nasional dalam menyambut kepulangan pemimpin negara.
Di jantung ibu kota Rusia, Moskow, Presiden Prabowo telah menjalin dialog mendalam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin. Pertemuan yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan ini membuahkan diskusi strategis dan membuka pintu lebar bagi peningkatan kerja sama di berbagai sektor krusial, mulai dari energi hingga ekonomi. Ada rasa bangga menyaksikan bagaimana kemajuan pesat tercapai dalam kesepakatan yang telah terjalin beberapa bulan lalu.
“Di Moskow, saya baru saja bertemu beberapa pejabat dari Rusia dan perwakilan perusahaan Rusia. Saya sangat berterima kasih karena pembicaraannya sangat produktif. Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan lalu mengalami kemajuan yang pesat, ” ujar Prabowo saat bertemu dengan Putin di Rusia.
Kehangatan pertemuan dilanjutkan dengan jamuan santap siang bersama dan pertukaran cenderamata kenegaraan yang penuh makna. Presiden Putin sendiri yang melepas keberangkatan Presiden Prabowo menuju Paris, menandai transisi penting dalam agenda lawatan.
Setibanya di Prancis, Presiden Prabowo disambut hangat di Istana Élysée, Paris, untuk pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron. Diskusi berfokus pada penguatan kemitraan strategis yang telah terjalin, membidik kolaborasi konkret yang saling menguntungkan.
“Sebagai salah satu mitra penting di kawasan Eropa, Indonesia terus mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Prancis guna membuka peluang kolaborasi baru yang semakin konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara, ” ujar Prabowo dalam akun resmi Instagramnya, @presidenrepublikindonesia.
Pembahasan di Paris mencakup area vital seperti pengadaan alutsista, penguatan industri pertahanan, transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan, pengembangan infrastruktur dan transportasi, hingga sektor pendidikan dan ekonomi kreatif. Setiap poin diskusi menunjukkan visi Indonesia untuk kemajuan yang inklusif.
Kunjungan ke Rusia dan Prancis ini bukan sekadar lawatan diplomatik biasa, melainkan penegasan komitmen Indonesia dalam memperluas diplomasi aktif dan produktif. Tujuannya jelas: membuka peluang kerja sama yang menguntungkan semua pihak dan memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah. Langkah strategis ini mencerminkan dedikasi Pemerintah Indonesia dalam merajut kemitraan yang erat dengan negara-negara sahabat, demi mewujudkan agenda pembangunan nasional dan mengamankan kepentingan strategis Indonesia di panggung dunia.

Aa Ruslan Sutisna