SMP IT Al Fatih Cisolok, Dade Misbahudin: Era Digital dan Jalan Menuju Generasi Emas yang Bijak dan Berkah

    SMP IT Al Fatih Cisolok, Dade Misbahudin: Era Digital dan Jalan Menuju Generasi Emas yang Bijak dan Berkah
    SMP IT Al Fatih Cisolok, Dade Misbahudin: Era Digital dan Jalan Menuju Generasi Emas yang Bijak dan Berkah

    Cisolok, Sukabumi – Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah membuka pintu luas bagi dunia pendidikan. Menurut Dade Misbahudin, tokoh yang aktif di berbagai kegiatan pendidikan, generasi saat ini adalah generasi emas yang memiliki kesempatan luar biasa untuk belajar dan berkembang. Namun, ia menegaskan bahwa kemudahan akses ini harus diimbangi dengan bimbingan, arahan, dan nilai-nilai moral agar tidak terjebak dalam budaya instan, ungkapnya.

    “Ilmu pengetahuan kini ada di genggaman. Anak-anak bisa belajar apa saja hanya dengan satu klik. Tapi jangan lupa, proses belajar tetap membutuhkan kesabaran dan ketekunan, ” jelasnya, Senin 16 Februari 2025.

    Teknologi hanyalah alat, dan tanpa arahan, generasi muda bisa kehilangan makna sejati dari pendidikan. Dade mengingatkan pesan Rasulullah SAW: “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah). Pendidikan adalah kewajiban, bukan pilihan, dan harus dijalani dengan sungguh-sungguh, tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua. “Teknologi itu ibarat pisau bermata dua. Bisa mencerdaskan, tapi juga bisa melukai jika salah digunakan. Karena itu, peran guru dan orang tua sangat penting untuk membimbing anak-anak agar bijak dalam memanfaatkan teknologi, ” jelasnya.

    Dade mengajak generasi muda untuk menjadikan teknologi sebagai sarana inovasi. “Gunakan teknologi untuk mencipta, bukan sekadar menyalin. Jadilah generasi yang mampu melahirkan ide-ide baru, bukan hanya konsumen informasi, ” katanya penuh motivasi. Ia menambahkan, “Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim), ungkapnya.

    Belajar, menurutnya, ibarat menanam pohon. Butuh waktu, kesabaran, dan perawatan. Jangan tergoda dengan hasil instan, karena buah yang manis lahir dari proses panjang. “Generasi emas bukan hanya mereka yang lahir di era teknologi, tetapi mereka yang mampu menguasai teknologi dengan hati, akhlak, dan pikiran yang bijak, ” tandasnya.

    Dengan arahan guru, orang tua, dan masyarakat, generasi emas ini diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk mencerdaskan bangsa. Pendidikan di era digital bukan hanya tentang akses cepat, tetapi juga tentang kebijaksanaan dalam menggunakan ilmu. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ahmad), jelasnya.

    smp it al fatih cisolok dade misbahudin era digital dan jalan menuju generasi emas yang bijak dan berkah
    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna

    Artikel Sebelumnya

    Pengobatan Gratis Disambut Hangat, Ketua...

    Artikel Berikutnya

    Generasi Emas, Dade Misbahudin: Waktu Teh...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Generasi Emas, Dade Misbahudin: Waktu Teh Amanah, Ulah Disia-siakeun
    SMP IT Al Fatih Cisolok, Dade Misbahudin: Era Digital dan Jalan Menuju Generasi Emas yang Bijak dan Berkah
    TNI AD Rampungkan Perehapan Jembatan Gantung Desa Empus, Bukti Nyata Pengabdian untuk Rakyat
    Pengobatan Gratis Disambut Hangat, Ketua RT Apresiasi Kepedulian Partai Gerindra
    AHY di Batam: Komunitas Tionghoa Penggerak Pembangunan Bangsa

    Ikuti Kami